Desain Dapur Minimalis dan Cara Merawatnya



Zaman sekarang dapur minimalis tak lagi menjadi ruangan yang ‘dianaktirikan’, artinya dalam hal desain ruangan ini mendapat perlakuan yang sama dengan ruangan-ruangan lain didalam rumah. Dapur memang area memasak yang identik dengan sisa bahan makanan dan asap sehingga ruangan yang satu ini paling mudah kotor dan terlihat semrawut dibanding ruangan-ruangan lain. Kondisi ini harus diubah, artinya dibutuhkan tips desain dapur minimalis agar kondisi dapur tetap fresh, bebas pengap, rapi, dan yang paling penting menciptakan suasana nyaman saat beraktivitas didalamnya.

Aneka Model Desain Dapur Minimalis

Mengingat dapur minimalis ukurannya relatif sempit, dibutuhkan pertimbangan tersendiri sekaligus kehati-hatian dalam mendekorasi ruangan ini sebab sekali saja salah menentukan desain, kondisi dapur menjadi kurang nyaman atau lebih parah lagi ruangan jadi makin sempit. Kita ambil contoh misalnya penggorengan, sodet, panci, gayung, dan sebagainya sehabis digunakan hanya digantung pada dinding dengan menggunakan paku. Kendati cara ini memang lebih efektif untuk menghemat ruangan, namun dari sisi higienitas tentu menimbulkan kesan kotor dan tidak rapi.

Tips Merawat Dapur Minimalis

Perkembangan desain rumah yang semakin maju memberi keleluasaan untuk memilih jenis desain yang kita inginkan termasuk satu diantaranya desain dapur minimalis. Yang pasti perkembangan desain tersebut menunjukkan grafik kemajuan, artinya setiap desain terbaru lebih bagus dari desain sebelumnya. Salah satu desain interior dapur yang lebih efisien adalah dengan penempatan kabinet di dapur. Tentu saja dengan adanya kabinet ini kita tidak perlu lagi menempelkan peralatan dapur di tembok seperti yang kita bahas diatas. Dengan kabinet kita dengan mudah meletakkan peralatan dapur sehingga desain dapur minimalis terlihat cantik dan tentunya lebih praktis, bersih, dan rapi.

Untuk merawat dapur minimalis supaya terlihat anggun, kita tidak harus pintar apalagi jenius. Yang kita butuhkan dari kita sendiri adalah konsistensi serta tanggungjawab untuk selalu menyediakan waktu untuk merawat dapur. Hal ini penting, sebab kita bisa bayangkan seandainya dapur selalu dalam kondisi kotor, berantakan, belum lagi muncul bau kurang sedap, tentu membuat orang lain bahkan kita sendiri enggan masuk apalagi beraktivitas didalamnya. Lalu bagaimana cara yang tepat merawat dapur agar terlihat cantik dan nyaman?

Untuk perawatan ruang dapur kita perlu menerapkan metode sanitasi dan higienis. Dengan terciptanya sanitasi serta higienitas maka dapur lebih steril, nyaman, dan yang pasti makanan didalamnya selalu terproteksi dari penyakit atau bakteri sehingga lebih aman untuk dikonsumsi. Untuk menerapkan metode ini ada persyaratan yang harus kita penuhi misalnya menjaga kebersihan di area dapur serta mencuci peralatan memasak setelah digunakan.

Untuk dapur yang sempit kita dapat menambahkan kabinet khusus di langit-langit dapur atau bisa juga lemari untuk menyimpan peralatan makan dan memasak. Namun sebaiknya tempat untuk jenis peralatan berbeda letaknya juga dibedakan. Misalnya kita atur dimana posisi peralatan yang sering digunakan atau jarang digunakan. Tentu saja tempat untuk peralatan yang sering digunakan harus mudah dijangkau. Aneka macam bumbu dapur sebaiknya juga ditempatkan pada kabinet sehingga dapur lebih tertata rapi.

Yang terakhir untuk desain dapur minimalis ini adalah masalah pemilihan warna cat serta penambahan ventilasi udara. Aura dapur akan muncul karena pengaruh warna, oleh sebab itu sebaiknya menghindari warna-warna gelap agar aura cerah muncul di area dapur. Pilihan warna cerah seperti oranye, kuning, atau hijau muda juga membuat tampilan dapur terlihat lebih fresh. Jika ingin tampilan lebih unik lagi kita bisa menambahkan keramik dengan motif buah dan sayuran. Sedangkan untuk ventilasi udara bisa kita tambahkan blower agar udara pengap di dapur bisa terserap keluar.

Please Share :)
0