RAB Rumah Untuk Renovasi



Anggaran yang terbatas kadang membuat seseorang merasa enggan merenovasi rumah meskipun sebatas memperbaiki bagian yang rusak atau mengembangkan rumah menjadi 2 lantai. Hal ini cukup masuk akal sebab renovasi rumah kadang membutuhkan biaya yang tidak sedikit apalagi jika renovasi termasuk dalam skala besar. Sebenarnya banyak pertimbangan yang perlu dilakukan terkait dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk renovasi, termasuk biaya dalam jumlah yang spesifik. Untuk renovasi rumah dalam skala besar ataupun kecil sangat penting mengkalkulasi besarnya biaya dengan sistem RAB Rumah (Rencana Anggaran Biaya Rumah). Dengan metode tersebut kita dapat melakukan efisiensi biaya, artinya kita dapat mengetahui biaya yang harus dikeluarkan dengan terlebih dulu disesuaikan dengan jenis renovasi dan harga material di pasaran. Hal ini sangat penting untuk mencegah pembengkakan anggaran pada saat proses renovasi dimulai.

RAB Rumah 2015 Terbaru

Tujuan Renovasi

Adalah keputusan yang bijak ketika kita melakukan pertimbangan dan perencanaan yang matang sebelum melakukan renovasi rumah. intinya tujuan renovasi harus jelas, misalnya apakah hanya memperbaiki sebagian komponen rumah yang usang atau rusak, apakah ingin menambah ruangan, atau malah ingin merubah struktur rumah secara keseluruhan. Semua harus jelas. Dengan demikian kita bisa menyimpulkan apakah jenis renovasi yang kita lakukan termasuk skala kecil atau skala besar, jadi kita lebih mudah memperhitungkan biaya yang harus dikeluarkan meskipun hanya sebatas kisaran.

Untuk proses renovasi rumah, agar hasil yang didapat sesuai harapan maka kunci utamanya memang ketersediaan dana. Oleh sebab itu kita perlu menyesuaikan jenis renovasi dengan budget yang tersedia. Tidak boleh melebihi. Untuk menentukan detail biaya inilah peran RAB rumah sangat dibutuhkan. Dalam RAB sendiri mencakup beberpa jenis biaya utama seperti biaya persiapan, biaya arsitektur, biaya struktur, dan biaya mekanikal/elektrikal. Berikut ini detailnya satu persatu:

– Biaya Persiapan

Jenis biaya persiapan renovasi rumah mencakup biaya untuk pembersihan area, pembuatan bouplank, biaya ketersediaan air juga listrik. Jika renovasi rumah termasuk skala besar misalnya melakukan banyak pembongkaran dan pembuangan sisa reruntuhan, maka biaya persiapan ini biasanya jauh lebih besar dibanding biaya dalam RAB lainnya.

– Biaya Struktur

Yang termasuk biaya struktur meliputi pembuatan pondasi, balok, kolom, pelat lantai, atap dan lain-lain. Jumlahnya sendiri tergantung dari volume atau seberapa besar bagian yang direnovasi. Dengan demikian biaya untuk pengadaan material dapat diketahui.

– Biaya Arsitektur

Yang masuk kategori biaya arsitektur adalah pembuatan dinding, pemasangan struktur dinding (batako/batubata), aplikasi kusen pintu dan jendela, perakitan konstruksi atap dan pemasangan, pembelian dan pemasangan keramik lantai, instalasi jalur sanitasi, dan pengecatan (finishing).

– Biaya Mekanikal/Elektrikal

Dalam RAB rumah yang masuk kategori biaya mekanikal/elektrikal mencakup biaya instalasi listrik, pemasangan telepon dan AC, lampu, shower, water heater dan semua yang komponen yang erat kaitannya dengan mekanikal dan elektrikal.

Please Share :)
0