Ciri Rumah Adat Toraja



Rumah Adat Toraja mempunyai keunikan dengan filosofi yang kental akan budaya. Selain sarat makna, rumah ini juga instagenic dan menjadi magnet bagi wisatawan.

Rumah Adat Toraja ini biasa disebut dengan Rumah Adat “Tongkonan” yang mempunyai arti yaitu duduk bersama-sama. Rumah Adat Tongkonan ini merupakan rumah adat khas dari suku Toraja. Tongkonan mempunyai keunikan dari segi desain bentukan dan filosofi yang terkandung di dalamnya. Berbentuk rumah panggung dengan desain atap menyerupai perahu China atau menyerupai tanduk kerbau ini memberikan daya pikat tersendiri bagi rumah adat khas suku Toraja.

Ciri Rumah Adat Toraja Yang Bagus

Ciri khas Rumah Adat Tongkonan ini tak lepas dari arsitektur yang tercipta. Rumah adat ini tersusun oleh tiang penyangga bulat dari tanaman palm dengan dinding yang terbuat dari papan ukiran. Atap rumah tersusun dari ijuk atau daun rumbia, namun sekarang ini tak jarang kita melihat Tongkonan dengan bahan atap seng. Di atas rumah biasanya juga ditemukan patung kepala kerbau dengan berbagai macam warna serta terdapat papan yang tersusun dari tanduk kerbau serta gigi babi yang berderet. Ciri-ciri ini melambangkan status sosial dari penghuni rumah tersebut.

Ukiran dinding rumah terbuat dari tanah liat dengan 4 warna dasar yaitu hitam, merah, kuning dan putih. Hitam melambangkan kematian atau duka. Merah melambangkan kehidupan manusia. Kuning melambangkan anugerah dan kekuasaan Tuhan. Serta warna putih yang melambangkan kesucian. Uniknya juga, papan untuk dinding rumah tersebut disusun tanpa menggunakan paku, melainkan hanya diikat atau ditumpuk menggunakan sistem kunci. Kendati demikian, Tongkonan terbukti kokoh dan dapat bertahan hingga bertahun-tahun.

Berbagai Jenis Rumah Adat Tongkonan

Berdasarkan tingkatan dan peran penghuni dalam bermasyarakat, terdapat 2 jenis Tongkonan yaitu Tongkonan Karua (8 rumah adat Tongkonan) dan Tongkonan A’pa’ (4 rumah adat Tongkonan).

Rumah adat Tongkonan Karua antara lain:

  1. Tongkonan Pangrapa’
  2. Tongkonan Sangtanete Jioan
  3. Tongkonan Nosu
  4. Tongkonan Sissarean
  5. Tongkonan Karampa’ Panglawa Padang
  6. Tongkonan Tomentaun
  7. Tongkonan To’lo’le’ Jaoan
  8. Tongkonan To’barana

Rumah Adat Tongkonan A’pa’ antara lain:

  1. Tongkonan Peanna Sangka’
  2. Tongkonan To’induk
  3. Tongkonan Karorrong
  4. Tongkonan Tondok Bangla’

Dikutip dari cerita masa lampau, fungsi rumah adat tongkonan digunakan sebagai tempat tinggal masyarakat suku Toraja dengan menggambarkan beragam kekuasaan, status sosial dan sebagai pusat pemerintahan. Tongkonan tidak dapat dimiliki secara pribadi karena rumah ini merupakan warisan dari nenek moyang yang diberikan kepada keturunan-keturunannya. Rumah Adat Tongkonan ini juga dilambangkan sebagai ibu dan lumbung padi yang terletak di depannya dilambangkan sebagai ayah oleh masyarakat suku Toraja.

Mengenal Bagian dan Fungsi Rumah Adat Tongkonan

Rumah Adat Tongkonan mempunyai beberapa bagian dan fungsinya masing-masing, diantaranya yaitu:

  • Bagian Utara (Tengalok): digunakan sebagai ruang tamu dan tempat menaruh sesaji (perseembahan). Apabila sang pemilik rumah telah mempunyai anak, maka ruangan ini juga dijadikan sebagai kamar tidur anak.
  • Bagian Pusat (Sali): digunakan untuk beragam keperluan seperti pertemuan keluarga, dapur, tempat makan dan tempat menyimpan mayat yang diawetkan.
  • Bagian Selatan (Ruang Sambung): digunakan sebagai ruang kepala keluarga dan tidak sembarang orang dapat masuk ruangan ini.

Baca juga untuk artikel yang lain mengenai : Cara Menata Interior Rumah Sederhana Agar Lebih Menarik

Kebiasaan menyimpan mayat di dalam rumah oleh masyarakat Toraja juga sudah dilakukan secara turun temurun. Mereka biasanya memberikan balsem yang terbuat dari getah pisang dan daun sirih agar mayat tersebut tidak berbau dan membusuk. Mereka memperlakukan mayat seperti layaknya memperlakukan orang sakit dan ditempatkan di peti khusus sebelum mayat tersebut dikuburkan.

Cerita tentang keunikan rumah adat Tongkonan memang tak ada habisnya. Selain ciri khasnya dan bagian-bagian rumah dengan fungsi yang beragam dan unik, ternyata jumlah ruangan pada rumah Tongkonan juga melambangkan status sosial dan ekonomi penghuninya. Semakin banyak ruangan yang terdapat dalam rumah, maka semakin tinggi kedudukan si pemilik rumah. Begitu pula pada tata letak tangga dan pintu rumah Tongkonan. Susunan tangga dan pintu juga menyesuaikan konsep kepercayaan masyarakat suku Toraja tersebut.

Please Share :)
0


Jika anda datang ke situs ini melalui halaman "Ciri Rumah Adat Toraja", anda dapat melihat postingan artikel aslinya melalui link: Rumah Adat Toraja Khas Sulawesi Selatan Yang Mempesona. Selanjutnya anda bisa melihat-lihat koleksi / kumpulan gambar, foto, design, wallpaper yang lain di bawah ini :

Ciri Rumah Adat Toraja

Contoh Jenis Rumah Adat TorajaFoto Hiasan Rumah Adat TorajaIde Gambar Ukiran Rumah Adat TorajaFoto Gambar Rumah Adat Suku TorajaDesain Gambar Rumah Adat Orang TorajaGambar Fungsi Kolong Rumah Adat TorajaFilosofi Kosmologi Rumah Adat Toraja Yang KerenCiri Rumah Adat Toraja Yang BagusFoto Cerita Rumah Adat Toraja